Selasa, 09 November 2010

Jepang Kirim Tiga Orang Ahli Vulkanologi

Gunung Merapi mengeluarkan material abu vulkanik. (AP Photo)

Pemerintah Jepang mengirimkan tiga orang tenaga ahli vulkanologi menuju lokasi bencana letusan Gunung Merapi untuk meneliti kegiatan gunung itu.
"Para tenaga ahli vulkanologi tersebut dijadwalkan akan berangkat dari Jepang menuju lokasi bencana yaitu satu orang pada tanggal 9 Nopember, dan dua orang pada tanggal 10 Nopember," demikian siaran pers Kedutaan Besar Jepang yang diterima Tempo di Jakarta, Selasa 9 November 2010.

Sehubungan dengan bencana letusan gunung Merapi di wilayah Jawa Tengah, pada tanggal 8 Nopember 2010, pemerintah Jepang telah menerima permohonan bantuan dari pemerintah Indonesia untuk mengirimkan tim ahli gunung berapi.

Menanggapi permohonan tersebut, pemerintah Jepang telah memutuskan mengirimkan Tim Ahli Bantuan Darurat Internasional yang terdiri dari tenaga ahli vulkanologi.

Wilayah bahaya semakin meluas akibat perkembangan aktivitas gunung Merapi yang telah meletus beberapa kali dalam skala besar sejak tanggal 26 Oktober sehingga lebih dari 140 orang meninggal dunia dan sekitar 280.000 penduduk terpaksa diungsikan.
Sumber : Di sini

Merapi Erupsi, Kunjungan Obama Dipercepat

Ulfan Rahmad
10/11/2010 08:25
Khawatir dengan muntahan abu vulkanik Gunung Merapi yang mengalami erupsi pada Rabu (10/11), Presiden Barack Obama diperkirakan akan mempercepat kunjungannya di Indonesia. Obama kemungkinan tak jadi mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Seperti ditulis situs CNN.com, abu Merapi dikhawatirkan bakal mengganggu penerbangan pesawat kepresidenan AS, Air Force One. Terlebih, Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan, mereka sangat memonitor perkembangan abu vulkanik dari Gunung Merapi.

Lalu lintas udara mungkin akan terganggu lagi. Para ahli mengatakan, abu vulkanik dapat menyebabkan malapetaka pada mesin pesawat jet seperti Air Force One.

Sebelumnya, pejabat pemerintah AS mengatakan, kunjungan singkat Obama akan persingkat lagi dua jam. Jadi acara di TMP Kalibata mungkin akan dibatalkan. Sedangkan kuliah umum di Universitas Indonesia bakal dipercepat.
Sumber : Di sini

Jumat, 05 November 2010

Nasional Jawa Timur Kondisi Merapi Versi Geolog LIPI & Singapura

  
Letusan Merapi saat ini dari magma-dalam. Apakah mungkin terjadi letusan yang lebih besar?


Merapi kembali meletus dini hari tadi, lebih dahsyat dari letusan pertama pada 26 Oktober 2010 lalu. Bahkan, yang terakhir ini mungkin yang terdahsyat dalam kurun waktu 100 tahun terakhir.

Letusan Merapi telah merenggut 69 jiwa. Awan panas menerjang Desa Argomulyo yang jaraknya 18 kilometer dari puncak gunung. Ini kali pertamanya malapetaka terjadi di sana. Sementara, kota Yogyakarta sedang bersiap menghadapi banjir lahar dingin. Status Siaga I diberlakukan.

Apakah Merapi akan berangsur normal atau justru sedang bersiap memuntahkan energi yang lebih besar, belum ada jawaban pasti.

Baru saja ada diskusi antara para geolog Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Earth Observatory of Singapore (EOS) tentang kondisi Merapi. Menurut sumber yang dapat dipercaya, ada sejumlah kesimpulan yang ditarik dari diskusi tersebut.

Pertama, letusan Merapi saat ini berbeda dengan letusan sebelumnya sejak tahun 1870-an. Letusan sebelumnya berasal dari magma dangkal, dengan kedalaman sekitar 2 kilometer. "Sekarang tipe eksplosif karena kelihatannya berasal dari magma yang sangat dalam, 6 sampai 10 kilometer," demikian informasi yang diperoleh VIVAnews, Jumat, 5 November 2010.

Situasi juga jadi makin sulit untuk diprediksi. Salah satu sebabnya: peralatan yang masih berfungsi hanya seismometer. Sementara, alat lainnya seperti alat monitoring deformasi (EDM dan tilt meter), alat pencatat gas, dan alat monitoring visual, rusak. Karena itu, jangankan mengetahui apa yang terjadi dengan Merapi, untuk mengetahui apa saja aktivitas Merapi saat ini, sulit dilakukan.

"Apakah mungkin terjadi letusan yang lebih besar? Jawabannya, data yang ada tidak cukup untuk menjawab hal ini," salah satu geolog mengeluh.

Para geolog was-was karena mereka tidak bisa mengetahui berapa besar kantung magma-dalam dan berapa besar feeding dari bawah atau mantel Merapi. Meski demikian, ada cara lain untuk membantu memprediksi letusan selanjutnya, yakni dengan melihat komposisi kimia dari bahan-bahan yang dimuntahkan.

"Ini yang sedang dilakukan oleh para ahli di Yogyakarta," kata sumber itu.
Sumber : Di sini

Lahar Dingin di Code Surut, Warga Main Air


Luapan Kali Code 
Jakarta - Aliran lahar dingin yang melintasi Kali Code sudah surut. Warga yang kemarin sempat cemas akan terjadi luapan, kini bersuka cita.

Pantauan detikcom, Sabtu (6/11/2010), pukul 10.00 WIB, ketinggian air di Kali Code hanya sebetis orang dewasa dengan ketebalan lumpur semata kaki.

Sekitar 20 anak kecil mengenakan kaos dan celana pendek loncat dari tepian kali yang tingginya sekitar 150 cm. Byurrr... Mereka berteriak-teriak kegirangan sambil sesekali memercikkan air sungai yang berwarna coklat ke wajah kawannya.

Seolah tidak mau kalah, bapak-bapak dan ibu-ibu juga turun ke kali untuk bermain air. Bahkan ada bapak-bapak membawa pelampung berbentuk mobil ke kali.

Lain halnya dengan Eko, Bapak yang satu ini bermain air sekaligus mencari manfaat dari pasir merapi berwarna hitam yang mengendap di dasar kali. Ia menyerok pasir dan meletakkannya di tepian kali untuk dipakai kembali.

"Ambil pasir buat bangun rumah sendiri kok Mbak. Tapi kalau dijual, ini bisa mahal banget. Soalnya sae. Bagus kualitasnya," ujarnya.

Ancaman banjir lahar dingin seolah telah dilupakan oleh warga. Pardi mengatakan ancaman itu terjadi kemarin saat ketinggian aliran lahar dingin hanya sejengkal lagi dari bibir sungai.

"Lahar dingin cuma kemarin. Cuma sampai siang. Malamnya memang tingginya tinggal satu jengkal lagi untuk meluap. Beberapa tidak mengungsi. Mereka hanya menyelamatkan barang-barang berharganya. Kemarin siang beberapa batu besar glundung juga, tapi sekarang tidak ada,"tuturnya.

Aktivitas warga di pinggiran Kali Code berlangsung normal. Beberapa warga ada yang mencuci pakaian dan ayam potong di kali. Sementara banyak ibu-ibu yang menggendong anaknya banyak menonton di pinggir kali.

 Sumber : Di sini

Selasa, 02 November 2010

Galeri Foto Afgan Syah Reza

Afgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah Reza
Afgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah Reza
Afgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah Reza
Afgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah Reza
Afgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah RezaAfgan Syah Reza

Afgan Syah Reza Bertekad Turukan Berat Badan

- Berawal melihat video rekaman live di TV yang direkam oleh mamanya, Afgan Syah Reza merasa perlu untuk menurunkan berat badannya. Pasalnya dalam video tersebut Afgan merasa tampak gemuk dan badannya lebih besar.Oleh karena itu dia bertekad berolahraga untuk menurunkan berat badannya."Iya, kemarin merasa kelebihan berat badan, nyanyi juga jadi nggak enak. Sekarang sudah turun 10kg," ujarnya saat ditemui usai syuting Sensasi Artis di Studio Penta, Jakarta Barat, Senin (1/10) malam.
Afgan menuturkan proses penurunan berat badannya telah dijalankan sejak bulan Ramadhan kemarin dan sesudahnya yang berhasil turun 10kg.
"Dari bulan Ramadhan, pas buka nggak makan (besar). Jadi turun 5 kilo. Setelah Ramadhan, aku lari setiap hari selama 30 menit, sit up, push up dan jadi turun 5 kilo lagi," tuturnya yang ingin menurunkan 3kg lagi.
"3kg lagi. Sekarang (berat badanku) 65kg, pengennya 62kg," imbuhnya.
Selama berat badannya naik Afgan juga sempat merasa tidak percaya saat fiiting baju untuk keperluan tampil. Dia juga sering mendapat banyak komplain bahkan manajernya juga.
"Ya sih karena kadang nggak sempat fitting baju, jadi begitu dipakai jadi nggak enak dilihat. Waktu itu pernah pakai jas dikancingin, agak nggak muat gitu. Dari situ banyak yang komplain, manajemen komplain," terang Afgan yang badannya cepat naik dan turun ini.
Untuk target lain seperti membentuk perutnya agar six pack, masih belum perlu menurut Afgan. "Target itu belum. Masih pengen kurus saja dulu. Lari juga buat (jaga) stamina saja," pungkas Afgan yang tengah menyiapkan proyek untuk soundtrack film.

Sumber : Di sini

Kamis, 28 Oktober 2010

Ini Dia Pemenang SCTV Awards 2010!

Gelaran penghargaan SCTV Awards 2010 akhirnya berhasil dilangsungkan dengan sukses di Balai Sarbini, Jaksel, Kamis (28/10) malam ini. Dan seperti gelaran-gelaran sebelumnya, barisan artis paling ngetop pilihan pemirsa pun mendapatkan penghargaan satu demi satu.Beberapa penampilan yang menghibur ditunjukkan oleh beberapa vokalis band ternama di Indonesia. Tak ketinggalan juga solois tenar semacam Afgan Syah Reza dan Shandy Sandoro.
Yang menonjol adalah saat Afgan menyanyikan lagu Keong Racun versi jazz berduet dengan Charly ST12 dan saat Afgan berduet dengan Shandy dan menyanyikan lagu Jangan Menyerah. Lagu kedua terasa begitu mengharukan karena didedikasikan pada Franky Sahilatua yang sedang sakit. Tampak ditampilkan slide show Franky yang sedang menyanyi dan saat merayakan ulang tahunnya di rumah sakit.
Dan inilah para pemenang penghargaan dalam gelaran tahunan tersebut:
1. Penyanyi Ngetop: Afgan Syah Reza
2. Pembawa Acara Ngetop: Cinta Kuya
3. Iklan Ngetop: XL Versi Tebak-Tebakan
4. Aktris Pemeran Pendamping Ngetop: Dinda Kanyadewi
5. Aktor Pemeran Pendamping Ngetop: Adly Fairuz
6. Grup Band Ngetop: ST12
7. Lifetime Achievement Award: Franky Sahilatua
8. Aktris Pemeran Utama Ngetop: Shireen Sungkar
9. Aktor Pemeran Utama Ngetop: Teuku Wisnu. (kpl/npy)

Lihat profil: Afgan Syah Reza, Shireen Sungkar, Teuku Wisnu, Franky Sahilatua, Adly Fairuz, Dinda Kanyadewi
Tag: Prestasi Selebritis
Sumber : Di sini  


Translation. English -Indonesia
This He SCTV Awards 2010 Winner!
SCTV Awards 2010 award carpet finally held successfully in Sarbini Hall, South Jakarta, Thursday (28/10) tonight. And like carpet-mat before, the line's most popular artists viewers choice award also get one by satu.Beberapa an entertaining performance shown by some of Indonesia's leading vocalist. Not to forget such famous soloists as well Afgan Shah Reza and Shane Sandoro.What stands out is when the snail toxin Afgan singing a duet with jazz version Charly ST12 and when Afgan duet with Shane and sang the song Do not Give Up. The second song was so touching because it is dedicated to the Franky Sahilatua who are ill. Franky looked shown a slide show that was singing and when celebrating his birthday in the hospital.And this is the title winner in the annual awards:1. Singer Ngetop: Afgan Syah Reza2. Events carrier Ngetop: Love Kuya3. Ads Ngetop: Guess-Guess XL Version4. Actress companion Ngetop: Dinda Kanyadewi5. Actor companion Ngetop: Adly Fairuz6. Group Band Ngetop: ST127. Lifetime Achievement Award: Frank Sahilatua8. Main Actress Ngetop: Shireen Sungkar9. Main Actor Ngetop: Teuku Vishnu. (MPA / NPY)View profile: Afgan Syah Reza, Shireen Sungkar, Teuku Vishnu, Franky Sahilatua, Adly Fairuz, Dinda KanyadewiTags: Celebrity Performance

 Translation. Indonesia-Jepang
この彼にSCTV賞2010受賞!

SCTV賞2010受賞カーペット、最終的にSarbiniホール、南ジャカルタ、木曜日(10分の28)今夜で正常に開かれた。カーペットマットのような行で最も人気のあるアーティストの視聴者の選択賞もsatu.Beberapaずつ、インドネシアを代表するヴォーカリストの一部で示される楽しいパフォーマンスを取得するには、前に。ないもアフガンシャーレザとシェーンSandoroのような有名なソリストを忘れないように。何が目立つカタツムリ毒素アフガンはジャズバージョンして、Charly ST12とするアフガンデュエットして、Shaneさんとのデュエット曲を歌うときにドントギヴアップ歌を歌っています。それは病気のフランキーSahilatuaに専用されているため、2番目の曲はとても感動しました。フランキーは、歌っていた病院の彼の誕生日を祝ってしたときにスライドショーを示した見えた。そして、これは年間賞のタイトル勝者は:1。歌手Ngetop:アフガンのSyahのレザ2。イベントキャリアNgetop:愛空也3。広告Ngetopは:- XLのバージョンを推測する推測4。女優の仲間Ngetop:ディンダKanyadewi5。俳優仲間Ngetop:Adlyファイルーズ6。グループバンドNgetop:ST127。特別功労賞:フランクSahilatua8。メイン女優Ngetop:して、Shireen Sungkar9。主な俳優Ngetop:Teukuのヴィシュヌ。 (MPAは/のNPY)プロフィールを表示:アフガンSyahて、Reza、して、Shireen Sungkar、Teukuヴィシュヌ、フランキーSahilatua、Adlyファイルーズ、ディンダKanyadewiタグ:セレブのパフォーマンス